Author: Octa Nurhasanah

Podcast di Indonesia, Poddium, dan Mengapa Kami Melakukan Ini

“Happiness [is] only real when shared.” Into the Wild – Jon Krakauer Di After Hours edisi After Thought, kami membicarakan tentang podcast, apa itu podcast, dan bagaimana trennya di Indonesia. Pembicaraan itu diawali karena saya membaca artikel di Tirto—dan sejujurnya—saya merasa artikel itu tidak seimbang. Di sana diceritakan tentang perkembangan podcast di Amerika yang pesat dengan pemasukan iklan sekian-sekian, dan sebagainya. Saya berani mengatakan kalau podcast itu universal selama kamu menguasai bahasa yang digunakan podcaster-nya. Podcast yang diproduksi dengan bahasa Inggris di Argot Studio New York, misalnya, akan didengarkan juga di negara berbahasa Inggris lainnya. Sesederhana itu. Bicara podcast,...

Read More

Selamat Datang

Saya enggak akan berpanjang-panjang di tulisan ini, hanya ingin mengucapkan, “Selamat datang!” Selama dua bulan terakhir, saya—Octa—dan Gian membuat semua ini mulai dari konsep sampai apa yang akan dilakukan. Bukan hal yang mudah karena platform untuk kurasi podcast belum ada di Indonesia sebelum ini (tolong koreksi kalau saya salah). Kami ingin mempelajari apa yang dilakukan oleh Radiotopia, PRA, NPR, dan situs kurasi podcast lainnya. Kami pun memilih untuk membuat platform kurasi ini seperti rumah dengan kamar-kamar (sebagai analogi dari channel) di dalamnya. Sekarang ini, ada dua kamar yang sudah bisa dikunjungi dan punya meliris episod secara rutin; After Hours...

Read More